Thursina International Islamic Boarding School meresmikan Thursina International Office, Rabu (24/2). Kantor International ini ditujukan untuk mewadahi kebutuhan santri International dan santri Thursina yang akan melanjutkan studi ke luar negeri. Direktur Thursina International Office (TIO), Ustadz Imam Awaludin, Ph. D menyatakan, sebanyak 30 santri Thursina merupakan santri International yang berasal dari 12 negara.Â
Lebih dari itu, saat ini Thursina sudah meluluskan satu angkatan SMA dan 30% alumni Thursina IIBS berhasil menuju universitas luar negeri untuk studi lanjut. âNantinya tempat ini akan menjadi pusat yang menangani santri internasional, studi lanjut internasional, guru internasional serta kerjasama internasional lainnya ,â jelas Ustadz Awaludin.Â
Senada dengan Ustadz Awaludin, CEO Thursina IIBS, Ustadz Nur Abidin, M. Ed menyatakan, pembukaan International Office ini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan sayap dakwah Thursina dalam bidang pendidikan di kancah internasional. Cakupan dakwah dalam bidang pendidikan ini tidak hanya berhenti di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Pelebaran dakwah ini akan disebarkan oleh alumni-alumni Thursina yang melanjutkan studi di luar negeri.
âMimpi yang ingin kami wujudkan adalah lembaga pendidikan lain bisa terinspirasi dari Thursina yang juga akan melebarkan dakwah Islam di negara negara lainnya,â jelas Ustadz Abidin.
Presiden TIO, Prof. Mohammad Amin, Ph.D menyatakan dalam sambutannya, perluasan jaringan kerjasama merupakan salah satu program yang diutamakan dalam program internasional ini. Target yang akan dicapai adalah 70 persen alumninya berhasil berangkat ke kampus luar negeri.Â
âTingginya target tersebut kami catat untuk melebarkan sayap Thursina yang akan berkembang di luar negeri dengan tetap memaksimalkan alumni untuk meneruskan di Indonesia,â jelasnya.Â
Dalam kesempatan itu, Prof. Amin atas nama Thursina IIBS juga meresmikan Turkish Center Jawa Timur. Turkish Center berkedudukan di Thursina IIBSÂ akan memfasilitasi santri Thursina dan calon mahasiswa lainnya di Jawa Timur yang akan melanjutkan studi ke Turki. (lil)
