Thursina International Islamic Boarding School (Thursina IIBS) menggelar seleksi Thursina Young Leader Scholarship (TYLS) 2025 pada Ahad, 30 November 2025, di Kampus Putra Thursina IIBS, Malang. Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) lembaga yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya kategori yatim dhuafa berprestasi, dhuafa berprestasi, tahfidz 20 juz, serta pelajar dengan rekam jejak prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Seleksi TYLS 2025 diselenggarakan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kepemimpinan dan prestasi, namun terbatas secara ekonomi. Melalui program ini, Thursina IIBS menawarkan kesempatan beasiswa pendidikan di lingkungan boarding school bertaraf internasional dengan perpaduan kurikulum nasional, Cambridge, penguatan tahfidz Al-Qur’an, bahasa asing, dan pembinaan karakter. Antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan peserta yang datang dari berbagai daerah dengan latar belakang sekolah yang beragam.
Chief of Secretarial Office Thursina IIBS, Ustadz Mohamat Taufik, M.Ed., menyatakan bahwa program beasiswa ini merupakan komitmen berkelanjutan lembaga untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Melalui Thursina Young Leader Scholarship, kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim, dhuafa, dan pelajar berprestasi memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan terbaik tanpa terkendala biaya,” ujarnya. Ia menambahkan, program ini diharapkan melahirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam akhlak, dan siap berkontribusi bagi umat serta bangsa.
Sementara itu, Chief of Relation & Enrolment Office (REO), Ustadz Sabar Arifin, M.M., menegaskan bahwa TYLS bukan sekadar program bantuan biaya pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan. Menurutnya, beasiswa ini dirancang untuk menjaring talenta-talenta potensial dari berbagai lapisan masyarakat.
“Kami tidak hanya mencari siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang menunjukkan kesungguhan belajar, kepedulian sosial, dan semangat menjadi teladan di lingkungannya,” kata Ustadz Sabar. Ia menuturkan, melalui proses seleksi yang ketat dan berlapis, Thursina berupaya memastikan penerima beasiswa benar-benar siap mengikuti ritme pembelajaran dan kehidupan asrama yang intensif.
Rangkaian seleksi TYLS 2025 mencakup tes akademik, tes psikologis, wawancara, tes hafalan Al-Qur’an bagi jalur tahfidz, serta verifikasi dokumen dan, khusus untuk jalur yatim dan dhuafa, kunjungan lapangan ke rumah calon penerima beasiswa. Seluruh tahapan tersebut disiapkan untuk menggambarkan profil utuh calon santri, baik dari sisi kemampuan intelektual, kondisi keluarga, maupun kesiapan mental mengikuti pendidikan boarding school.
Melalui penyelenggaraan Thursina Young Leader Scholarship 2025, Thursina IIBS kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan membuka jalan bagi anak-anak Indonesia terutama yatim, dhuafa berprestasi, penghafal Al-Qur’an, dan pelajar unggul untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu, berdaya saing global, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.(lil)








