Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence

Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) sukses menyelenggarakan rangkaian Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 6–11 Juli 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kualitas kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta budaya Commitment to Excellence (CoE).

Rangkaian program diawali dengan Pengukuhan Pejabat Struktural Tahun Ajaran 2026/2027 di Hall Harvard pada Senin (6/7/2026). Momentum tersebut menjadi penegasan amanah baru bagi para pemimpin unit sekaligus penguatan struktur organisasi melalui sejumlah penyesuaian strategis, di antaranya penetapan Ustaz M. Zainul Arifin, S.Pd. sebagai Principal of Academic Female Campus, Ustaz Rois Haqiqi, M.Pd., Gr. sebagai Principal of Academic Male Campus, serta Ustaz A. Ali Syihabuddin, S.Si., M.Pd., Gr. sebagai Chief of Management Information Technology (MIT).

Transformasi tersebut diperkuat melalui Orientasi Kelembagaan pada Selasa (7/7/2026) yang dipimpin langsung oleh Chairman, CEO, dan Senior Advisor Thursina IIBS. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi, arah kebijakan, serta prioritas pengembangan lembaga sehingga seluruh pimpinan memiliki perspektif yang sama dalam mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan, tata kelola organisasi, dan kepemimpinan yang berorientasi pada masa depan.

CEO Thursina IIBS, Ustaz Nur Abidin, Ed.D., menegaskan bahwa transformasi organisasi harus dimulai dari kualitas kepemimpinan setiap individu yang mengemban amanah.

"Transformasi organisasi tidak akan bermakna tanpa transformasi kualitas kepemimpinan setiap individu. Ada tiga prinsip yang harus menjadi pegangan seluruh pemimpin di Thursina. Pertama, Not the Gun, but the Man Behind the Gun. Keberhasilan bukan ditentukan oleh fasilitas atau jabatan, melainkan kualitas orang yang menjalankannya,” urai CEO lulusan Magister of Education Flinders University of South Australia.

“Kedua, You Are the Changemaker. Setiap pemimpin harus menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi dan solusi. Ketiga, Holistic Leadership Approach. Kepemimpinan harus mampu menumbuhkan karakter, kolaborasi, dan kebermanfaatan secara utuh," tegasnya.

Sementara itu, Chairman Thursina IIBS, Ustaz Dr. H. Muhammad Ali Wahyudi, menjelaskan bahwa organisasi yang unggul harus dibangun melalui fondasi yang saling menguatkan.

"Transformasi Thursina harus ditopang oleh empat pilar utama. Pertama, Funding and Resource Mobilisation sebagai power supply yang menyediakan energi bagi seluruh program lembaga. Kedua, Infrastructure and Technology sebagai hardware yang mendukung operasional dan inovasi,” kata Ustaz Ali.

“Ketiga, Curriculum and Educational System sebagai software yang menggerakkan kualitas pendidikan. Dan yang paling menentukan adalah People and Leadership sebagai brainware. Sebaik apa pun sistem dan fasilitas yang dimiliki, semuanya akan bergantung pada kualitas manusia yang menjalankannya," sambungnya.

Sebagai implementasi arah strategis tersebut, seluruh SDM Thursina mengikuti pengembangan kompetensi yang dirancang sesuai karakteristik setiap unit. Program yang diselenggarakan meliputi EdTech for Educators: Designing Engaging Learning Materials untuk memperkuat inovasi pembelajaran berbasis teknologi, School Action Research Bootcamp & Mini Conference bagi para murabbi dan guru guna mengembangkan budaya riset pendidikan.

Sementara giat Effective News Writing for PR Staff untuk meningkatkan kualitas komunikasi kelembagaan, Practical Arabic Conversation Workshop bagi murabbi, One-on-One English Communication Assessment bagi tenaga kependidikan, Reorientation of Security Code of Ethics and Security Synergy untuk memperkuat profesionalisme satuan pengamanan, hingga Performance Appraisal and Career Development Report sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan perencanaan pengembangan karier SDM secara berkelanjutan.

Seluruh rangkaian tersebut merupakan implementasi International Value: Future Skills & Leadership, melalui penguatan kompetensi profesional, literasi digital, kemampuan komunikasi global, budaya riset, dan kepemimpinan adaptif. Pada saat yang sama, nilai-nilai RECODING, khususnya Excellence, Collaboration, Integrity, dan Growth, dihadirkan secara nyata melalui sinergi lintas unit, budaya refleksi, peningkatan kapasitas, serta komitmen terhadap continuous improvement.

Melalui Program Pengembangan SDM Tahun Ajaran 2026/2027, Thursina IIBS menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi pembelajar (learning organization) yang bertumpu pada kualitas kepemimpinan, profesionalisme SDM, dan inovasi berkelanjutan sebagai fondasi dalam menghadirkan pendidikan Islam bertaraf internasional.

  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence

Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence

Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence

Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence  Thursina IIBS Advances a Culture of Excellence

Categories

Upcoming Events
Kick Off Matrikulasi Program for 7th and 10th Grad

Jul 27, 2026

New Student's Orientation Week (O-Week)

Jul 20, 2026

New Male Students Arrival

Jul 19, 2026

Thursina Fact