Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) kembali memperkuat pembinaan karakter kepemimpinan melalui Intermediate Leadership Camp 1 yang diikuti santri kelas 8, 9, 11, dan 12 di kampus putra maupun putri. Program yang berlangsung pada 14–16 Juli 2026 ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kepemimpinan berjenjang untuk membentuk generasi yang memiliki integritas serta kesiapan menghadapi tantangan global.
Kegiatan diawali di Lapangan Sorbonne Male Campus dan Lapangan Alexandria Female Campus melalui apel pagi, pembagian kelompok, serta berbagai aktivitas outbound yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan.
Berbeda dengan pelatihan kepemimpinan yang berorientasi pada teori semata, Intermediate Leadership Camp menghadirkan pengalaman belajar berbasis praktik sehingga setiap santri didorong mengambil keputusan, menyelesaikan tantangan bersama, sekaligus membangun rasa tanggung jawab terhadap tim.
Memasuki hari berikutnya, pembinaan karakter diperkuat melalui sesi Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dilaksanakan di Lapangan Sorbonne untuk santri putra dan Lapangan Alexandria bagi santri putri. Latihan tersebut menjadi sarana menanamkan disiplin, ketangguhan, ketepatan koordinasi, serta komitmen dalam menjalankan setiap amanah.
Nilai-nilai tersebut kemudian diperdalam melalui rangkaian seminar kepemimpinan yang membahas Leadership & Organization, Self Skill and Management, penguatan disiplin diri, hingga penyusunan proyek sebagai implementasi nyata kemampuan kepemimpinan.
Chief of Education Thursina IIBS, Ustaz Muhammad Rajab, M.Pd.I., menegaskan bahwa Leadership Camp merupakan bagian dari proses pendidikan yang dirancang untuk membentuk karakter pemimpin melalui pengalaman yang relevan dengan kehidupan nyata.
"Kepemimpinan tidak lahir hanya dari ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, serta mengambil keputusan dengan penuh tanggung jawab. Intermediate Leadership Camp menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan karakter, ketangguhan, dan kemampuan berkolaborasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.
Lebih dari sekadar pelatihan kepemimpinan, kegiatan tahunan ini juga mengimplementasikan nilai Care dalam RECODING Value. Nilai tersebut diwujudkan melalui budaya saling mendukung, menghargai perbedaan kemampuan, serta membangun kepedulian terhadap anggota tim selama menyelesaikan setiap tantangan.
Di sisi lain, pendekatan tersebut selaras dengan pengembangan Future Skills & Leadership, di mana santri dibekali kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, kolaborasi, adaptasi, serta penyelesaian masalah yang menjadi kompetensi penting di era global. Melalui kombinasi aktivitas lapangan, pembinaan karakter, dan seminar kepemimpinan, setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang menyeluruh untuk mengembangkan kapasitas akademik maupun nonakademik.
Melalui penyelenggaraan Intermediate Leadership Camp 1, Thursina IIBS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, mampu menginspirasi lingkungan, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan peradaban global.









